SINYORA Media Informasi Perhimpunan Mahasiswa Bandung

Leyeh-leyeh Disertasi B.S. Kusmuljono (PMB’61)

18 April, 2007 · Tinggalkan sebuah Komentar

63.jpgBagi Bangun Sarwito Kusmuljono, Maret ini bisa dibilang bulan yang mengesankan. Ia terpilih menjadi anggota Majelis Wali Amanat Institut Pertanian Bogor (IPB). Awalnya, insinyur teknik kimia lulusan Institut Teknologi Bandung dan master administrasi bisnis dari University of Southern California ini tidak pernah membayangkan bisa masuk. Mengingat, dari 15 nama yang beredar, semuanya adalah orang-orang ternama.

Seiring dengan itu, Pak Kus sukses mempertahankan disertasi di IPB dengan judul “Sistem Pengembangan Usaha Berbasis Lingkungan Didukung Lembaga Keuangan Mikro”. Di sini, ayah tiga putri itu merumuskan model pengembangan usaha mikro pertanian organik yang bisa diterima bank dan disokong skema kredit mikro dengan agunan utama karakter dan sistem tanggung renteng tanpa jaminan tambahan.

Penerima penghargaan PBB 2005 untuk pengembangan usaha mikro ini optimistis, pertanian organik berbasis lingkungan bisa menjadi kekuatan dahsyat di Tanah Air. “Asalkan digarap serius dengan didukung regulasi pertanian, pembiayaan, dan pemasaran yang mumpuni,” katanya kepada G.A. Guritno dari Gatra.

Demi disertasinya tadi, pria kelahiran Bogor, 24 Juni 1943, itu dua tahun terakhir ini rajin wara-wiri Jakarta-Garut agar risetnya cepat kelar. Begitu disertasi kelar, komisaris independen Bank Rakyat Indonesia itu rupanya menuai keuntungan lain. “Saya lebih merasa nyaman leyeh-leyeh di saung petani di pinggir sawah ketimbang jalan-jalan di New York,” ujar Ketua Komite National Pemberdayaan Keuangan Mikro Indonesia itu.

[Apa & Siapa, Gatra Nomor 18 Beredar Kamis, 15 Maret 2007]

Kategori: Profil

0 responses so far ↓

  • There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.