UNFCCC BERAKHIR, RACHMAT WITOELAR TITIKKAN AIR MATA

Rachmat Witoelar saat menutup UNFCCC yang penuh dramatis dan emosionalMetrotvnews.com, Nusa Dua: Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Perubahan Iklim (UNFCCC) ke-13 di Nusa Dua, Bali, hari ini, resmi berakhir. Konferensi yang sempat molor sehari dari jadwal semula, kemarin, menyepakati sejumlah hal dan pengesahan Bali Road Map (Peta Jalan Bali).Pendeklarasian Bali Road Map akhirnya dilakukan setelah Amerika Serikat, yang sebelumnya bersikeras menolak, menyetujui salah satu pasal dalam Bali Road Map, yakni perihal menyamaratakan aksi mitigasi di negara-negara berkembang. Namun, itu AS semua harus didukung teknologi dan capacity building dari negara-negara maju.

Seluruh pasal dari Bali Road Map, seperti pendanaan adaftasi juga telah disetujui. Namun, soal penurunan emisi 25-40 persen di tahun 2020, tidak tertera dalam Bali Road Map. Penurunan emisi itu akan dibahas dalam pertemuan di Kopenhagen pada 2009. AS dan seluruh negara lainnya menyepakati penurunan emisi gas rumah kaca 50 persen di tahun 2050. Semua kesepakatan yang diputuskan dalam UNFCCC Bali ini kemudian akan dibawa tahun depan di Polandia. Dan semua kesepakatan akan diambil persetujuannya di Kopenhagen tahun 2009.

Konferensi PBB tentang Perubahan Iklim memang gagal menyepakati skema pengurangan emisi karbon. Namun, peserta mencapai kompromi dan menyepakati sejumlah poin. Terkait masalah mitigasi, pertemuan Bali menyepakati rumusan yang diusulkan negara berkembang yang tergabung dalam G-77. Untuk memberikan kewajiban yang sama antara negara berkembang dan negara maju dalam melakukan mitigasi, negara berkembang baru akan melakukan mitigasi jika ada dukungan teknologi dari negara maju.

UNFCCC Bali juga menyepakati deforestasi atau penggundulan hutan memberikan sumbangan yang signifikan dalam emisi global. Selama ini, Konferensi PBB tentang Perubahan Iklim lebih banyak menyoroti sektor industri sebagai penyumbang emisi karbon.

Negara-negara maju setuju untuk membantu negara-negara miskin dan sedang berkembang yang paling menderita akibat perubahan iklim. Bantuan ini berupa dana adaptasi maupun teknikal suport. Konferensi Bali juga memberikan mandat untuk melakukan negosiasi angka penurunan karbon bagi negara maju dalam dua tahun ke depan.

Pendeklarasian Bali Road Map di UNFCCC ini diwarnai momen dramatis dan emosional. Salah satunya adalah protes delegasi China terhadap Sekretaris Jenderal UNFCCC Yvo de Boer. Mereka menuding De Boer akan memulai sidang tanpa kehadiran negara G-77 yang saat itu tengah mengadakan rapat tertutup. Sebaliknya, De Boer mengaku tidak mengetahui kalau negara G-77 sedang rapat.

Protes delegasi China itu membuat De Boer sempat menangis. Bahkan, ia kemudian meminta izin meninggalkan sidang untuk menenangkan diri. Sedangkan sidang dilanjutkan kembali untuk mendengarkan sikap pemerintah AS atas Bali Road Map.

Sekitar pukul 18.00 WITA, Presiden COP XIII Rachmat Witoelar telah mengetuk palu tanda konferensi berakhir. Bahkan, Rachmat terlihat meneteskan air mata sebagai tanda bahagia berhasilnya UNFCCC ke-13. Seusai sidang, Rachmat masih enggan memberikan keterangan kepada wartawan.(DEN)

berita terkait :
presiden lepas tim bicycle for earth goes to bali/

Iklan

One response to “UNFCCC BERAKHIR, RACHMAT WITOELAR TITIKKAN AIR MATA

  1. Bos, tolong sampaikan kabar duka ini ke Kang Rahmat :

    Hutan alam Tele di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, sejak dua hari lalu sudah mulai ditebang dengan gergaji mesin. Targetnya hutan heterogen seluas 2.250 hektar akan dipangkas bersih untuk dijadikan lahan perkebunan bunga. Investornya dari Korea.

    Dengan ini kami, Komunitas TobaDream mohon dukungan kawan-kawan sesama blogger Indonesia untuk bersama-sama memberi tekanan; agar pembabatan hutan pusaka itu dihentikan. Caranya, berilah komentar dukunganmu pada artikel di :

    http://ayomerdeka.wordpress.com/

    Terima kasih!

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s